Baby Hello Kitty

Selasa, 02 Oktober 2012

Sekeping Hati Untuk Jiwa yang Terluka


Karena aku yang menari untuk kesedihan hidupku


Karena aku yang beryanyi dalam teriakanku

Karena aku yang bergumam pada kepedihanku

Karena aku yang tersenyum untuk air mataku



Tapi  lukaku kering dengan sendirinya

Namun sakitnya masih terasa hingga kini

Perban luka jiwaku masih terbalut dengan rapi

Kaena sayatan pisau tajam kembali datang untuk menembusnya



Aku hanyalah setetes air yang keruh

Yang hanya pada Mulah aku berteman baik

Aku hanya tinta kotor yang tak kau basuh

Yang hanya pada Tuhanlah aku akan berbalik



Aku yang masuk kedalam gelap

Tak ada yang menuntunku

Di dunia yang hanya sekejap

Aku sendiri dalam lelahku



Keluargaku hanyalah cambuk

Temanku hanya rotan

Aku salah

Tapi tak ada yang membenarkan

Aku kesal

Tak ada yang mempedulikan




Oh manusia dengan segala kesalahannya

Kini kutitipkan setumpuk sesalku hanya pada sang pengirim surat hati yang tak pernah tidur untuk menemaniku

Wajar jika ku jatuh kelubang yang sama Tuhan

Jika tak ada sekeping hati yang Engkau berikan untuk jiwaku yang terluka



Ya manusia dengan segala kesalahannya yang nyata

Karena ku rela asal ku tak berada di sana

Dengan teman memeluk duka

Dan melepaskan harapannya pada cermin tasrah



Dunia hanya kebohongan

Ya

Sebab Tuhan ada

Dan hanya Dialah yang kurasa saat ini begitu dekat



Para penuang susu kurbanpun kelelahan tanpa nikmatNya

Begitupunlah aku yang hatiku sangat kecil dan hanya dipenuhi oleh benih-benih dosa

Berilah aku sekeping hati untuk jiwaku yang terluka

Bukan hanya sekedar sepiring cinta manis yang kau suguhkan di duniaku Tuhan

Tapi juga berilah aku seteguk pengampunan



Kini setitik tinta pun tergores

Dan hatiku lebih terluka

Lebih merana

Dan aku letih mendustakan nikmatNya



Tuhan jika kau sanggup menggenggam Matahari

Genggamlah hatiku dan sinari

Aku lelah berdosa

Aku minta ampun

Karna sakitku cukup untuk menarikku ke dalam jurang yang dalam



Jikalah memang kuharus meminta maafku pada seluruh manusia

Bisakah kau hentikan mereka yang berbisik dengan muka yang masam sementara mulutnya berkata manis memaafkanku ?

Tuhan betapa cengengnya aku ini

Merengek padaMu sementara nuraniku masih berperang untuk diadem yang retak

Antara iblis

Dan malaikat



Tuhan

Jika kau sanggup mencipta berjuta galaksi seindah Andromeda

Bisakah kau ciptakan hatiku yang indah dengan pepohonan yang sejuk

Agar ketika ku kembali masuk ke dalam keramaian kota

Aku bisa singgah di hatiku untuk berteduh



Hanya dengan ampunanMu Tuhan

Aku merasa bahagia

Hanya dengan bersamaMu Tuhan

Aku merasa begitu memiliki seseorang yang dekat



Tidak keluargaku

Tidak temanku

Tidak kekasihku

Tidak pula cermin tasrah yang menjanjikan kebahagiaan yang semu



Berilah aku sekeping hati untuk jiwa yang terluka

Kepada sang pengirim surat hati yang tak pernah tidur untuk menemaniku

0 komentar:

Posting Komentar